Featured Post

Sambel Pecel Bu Rukmini : Produk Lokal Bukan Asal-Asal



KANGWAWAN.ID - Sekitar satu bulan yang lalu saya berkesempatan menjajal produk sambal yang sudah khas dan sudah kita kenal sebelumnya. Sambal ini menjadi khas karena kemunculan pertama kalinya juga di kota yang khas juga menurut saya. Mana lagi kalau bukan Kota Madiun. Kota di Indonesia tepatnya di Provinsi jawa Timur ini memilik segudang pengalaman dan kulinernya, salah satunya menu khas sambel ini yakni Sambel Pecel. Perlu sobat ketahui, sambel pecel ini merupakan resep tradisi yang sudah lama turun-temurun menjadi resep keluarga. Awal mulanya saya tertari ketika teman saya ini mulai menawarkan produknya ini. 

Senyampang dengan lidah orang Jawa Timuran, saya yang detik ini berada di Jogja rasanya kangen sekali untuk bisa makan nasi pecel. Ya seyogyanya nasi pecel yang sudah khas didaerah saya. Lengkap dengan pecelnya dari kecambah kecil, kulupan, sambel pecel, tahu, tempe dan peyek atau rempeyek yang pastinya tidak ketinggalan yang akhirnya memberangkatkan niat saya untuk mencoba order di teman saya ini.

Lanjut, setelah saya tanya-tanya ini itu akhirnya saya memutuskan untuk membeli 2 pack yang ukuran 250gr kalau gak salah kepada teman saya. Saya kemarin pesannya lewat layanan Shopee dengan sistem COD. Jadi barang sampai baru bayar. Tidak butuh waktu lama sebenarnya, Madiun-Jogja kisaran 2 hari untuk barang tiba disini. Dan akhirnya esok harinya saya coba untuk saya padukan dengan beberapa kulupan pecel untuk mencoba bagaimana sih rasanya.

Setelah saya coba, saya akhirnya menemukan beberapa kecocokan dengan produk teman saya ini. Olahan dan rasa sambalnya itu pas, bumbu yang dimasak ini sepertinya tidak digoreng kalau saya boleh berpendapat. Kacangnya serasa di panggang atau dioven dengan pas, dan campuran bahan lainnya juga terasa. Aromanya khas dengan sambel pecel kalau saya mampir ke Madiun. Pedas, Asam, Asin, Manis ada. Jadi ketika orang pertama kali merasakan pasti akan merasakan suasana makan nasi pecel di Madiun.

Setelah saya coba, sedikit saya mencoba menanyakan ke teman saya itu. Salah satunya kenapa sih kok mengambil nama "Sambal Pecel Bu Rukmini". Identik banget kan dengan nama orang. Saya pikir itu nama Ibu atau Ibu Mertua teman saya. Ternyata itu nama nenek dari istri teman saya tersebut. Tak tanggung-tanggung juga, saya melihat di list orderannya juga sudah sampai ke Luar Negeri. Wah hebat juga ya. 

Pengemasannya pun juga menggunakan buble wrap atau pelindung yang disarankan oleh ekspedisi. Ada 3 varian : Tidak Terlalu Pedas, Pedas, dan Sangat Pedas. Kalau teman-teman mungkin berminat untuk order atau bahkan reseller bisa juga loh. Pastinya gak nyesel, karena produk lokal ini dijaman asli. Bukan Abal-Abal.Langsung cuuss WA atau DM ke kontak dibawah ini. 

Link Order :
Instagram :@pecel.id


1 Komentar

  1. It must be famous that even half in} excellent Basic Strategy for the rule set in play, the player will nonetheless normally be at a disadvantage. At the conclusion of every round of play, the dealer will gather all shedding wagers and repay all winning wagers. The object of the game of Blackjack is to have your cards total 21 or as close to to 21 as potential without going over 21. Each of the players is half in} 코인카지노 the dealer only, not the other players. Stand– Once you are be} happy together with your cards, you sign the dealer that you wish to stand . You do that by waving your hand excessive of your cards.

    BalasHapus

Add CSS